Kuliah 1: KATEGORI, KLAS, TIPE

Tulisan ini merupakan materi kuliah pilihan yang saya berikan di FT Untar, Jurusan Arsitektur. Maksudnya adalah memberi tahu para mahasiswa mengenai salah satu cara membedakan berbagai karya arsitektur dengan jalan mengenali karakteristik khas masing-masing sedangkan tujuannya adalah melatih ketrampilan merancang karya arsitektur berdasarkan pengenalan atas karakteristik khas tersebut.

Karena itu kuliah ini saya beri judul Tipologi Rancang Bangun, terbagi dalam 7 sesi yang diikuti tugas-tugas kecil di setiap sesinya. Saat tulisan ini dibuat mata kuliah tersebut sudah diikuti 2 angkatan dan masih berstatus mata kuliah pilihan bebas. Di masa mendatang substansi mata kuliah ini diharapkan dapat terus disempurnakan agar kelak menjadi mata kuliah pilihan wajib. Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under Akademik

RUMAH KOS di BUMI SERPONG DAMAI

Bumi Serpong Damai (BSD) sekarang sudah benar-benar merupakan sebuah kota baru karena berbagai fasilitas yang selayaknya berada di sana sudah terbangun semua. Kini BSD bahkan sudah menjadi salah satu tempat tujuan bekerja karena banyak jenis usaha yang bermunculan di sana seperti toko, biro perjalanan, rumah makan, biro jasa, konsultan, rumah sakit, sekolah, bengkel dan sebagainya. Menghadapi gejala tersebut pengelola BSD amat ketat memberlakukan aturan penempatan lokasi tempat-tempat kerja tersebut, yaitu hanya boleh dilakukan di komplek rumah-toko (ruko), di bangunan kantor sewa atau di bangunan gedung sendiri yang didirikan di lokasi yang telah ditetapkan. Rumah tinggal tidak diperkenankan diubah fungsinya menjadi kantor atau toko. Pernah ada yang coba-coba. Sebuah rumah tinggal diubah fungsinya menjadi tempat praktek bersama para dokter. Ketika diketahui, pihak pengelola segera memasang tembok beton tepat di batas kavling rumah tersebut sehingga tidak dapat dimasuki orang! Namun manusia memang banyak akalnya. Continue reading

Leave a comment

Filed under Karya

Seminggu Di Wina, Austria

Saya diundang duta besar negara Austria ke Wina bulan Desember 2007 untuk bertindak sebagai anggota juri sayembara perancangan gedung kedutaan besar Austria di Jakarta. Sayembara tersebut diikuti para arsitek muda Austria dan para jurinya adalah ketua umum Asosiasi Insinyur dan Arsitek Austria, ketua seksi Arsitek dalam asosiasi tersebut, seorang ahli lingkungan, seorang arsitek profesional, seorang ahli struktur bangunan gedung dan seorang wakil dari kementrian luar-negri ditambah saya mewakili juri internasional. Sebagai imbalannya saya dijamu untuk tinggal selama seminggu di kota Wina, padahal penjuriannya hanya berlangsung selama 1 hari.

Musik klasik, Dansa, Museum dan Opera

Gedung OperaWina identik dengan musik klasik, dansa, museum dan opera. Dulu kesenian tersebut merupakan bagian dari kehidupan sosial kaum elit Eropa, para bangsawan dan keluarga kerajaan. Sekarang, setelah feodalisme dihapus, semua warga Wina melestarikannya sebagai bagian dari kehidupan sosial-budaya mereka. Mengapa?

Continue reading

1 Comment

Filed under Kisah